Bahasa : IndonesiaIndonesia | EnglishEnglish

Uji Sifilis

Penyakit sifilis disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum yang menginfeksi melalui hubungan seksual. Pada saat akut, penyakit ini dapat memberikan manifestasi berupa luka di kemaluan. Bila infeksi berlanjut, sifilis dapat mengakibatkan infeksi yang kronik dan mengakibatkan kecacatan. Deteksi awal penyakit ini dapat dilakukan dengan alat UJI SIFILIS (TP-Test) yang mampu mendeteksi keberadaan antibodi terhadap bakteri ini (TPHA) dalam darah pasien. Selanjutnya pengobatan dapat dilakukan pada penderita yang menunjukkan reaksi positif. Test ini sudah dibandingkan dengan test TPHA secara ELISA dan diperoleh nilai sensitifitas sebesar 98%. Penggunaan alat UJI SIFILIS sangat mudah dan dalam waktu 5-20 menit sudah diperoleh hasil yang akurat yang akurat.

Sensitivitas dan Spesifitas

Hasil uji sifilisBakteri sifilis