Bahasa : IndonesiaIndonesia | EnglishEnglish

Uji Malaria

Uji malariaDepartemen Kesehatan telah menganjurkan agar semua penderita demam yang diduga malaria, darahnya diperiksa dengan mikroskop atau dengan Alat uji Cepat (rapid test) Malaria. Pengobatan kombinasi atermisin (ACT) dianjurkan diberikan hanya untuk yang terbukti positif. Alat UJI MALARIA® dan UJI MALARIA-X® dapat mendeteksi adanya parasit malaria di dalam darah se peka pemeriksaan mikroskopis (200 parasit/µL). Keduanya dapat mendeteksi adanya Plasmodium falciparum atau Plasmodium vivax dan lainnya di dalam darah sekaligus.

Mendiagnosis & Menilai Keberhasilan Pengobatan Malaria

UJI MALARIA® dapat digunakan untuk mendiagnosis & menilai hasil pengobatan malaria. Alat ini dapat mendiagnosis P. falciparum, P. vivax, dan yang lainnya. Setelah penderita mendapatkan pengobatan dan berhasil baik, maka pemeriksaan ulangan akan menunjukkan hasil yang negatif. Bila setelah satu minggu masih positif, adanya kegagalan terapi perlu diawasi. Untuk ini penderita dianjurkan untuk pemeriksaan ulang setelah 1 minggu atau bila timbul panas kembali.

UJI MALARIA-X®

Sensitivitas tertinggi untuk P. falciparum (malaria tropika) akan diperoleh bila menggunakan alat UJI MALARIA-X® , sehingga alat uji ini baik untuk diagnosis penyakit malaria pada penderita demam di daerah dimana P. falciparum dominan. Alat uji ini kurang baik untuk menilai hasil pengobatan malaria P. falciparum karena bisa memberikan hasil tetap positif selama lebih dari 14 hari walau sudah mendapatkan pengobatan lengkap.

Contoh hasil pengujian pada seorang penderita malaria falciparum:

Hari Sejak PanasHari 3Hari 5Hari 7Hari 14
PengobatanMulaiSelesai  
Mikroskopis+++--
UJI MALARIA ®++--
UJI MALARIA-X ®++++

Hasil uji

Tabel Karakteristik UJI MALARIA® & UJI MALARIA-X®
KARAKTERISTIKUJI MALARIA®UJI MALARIA-X®
Tipe Alat Uji CepatRapid Diagnostik Test menggunakan teknologi imunokromatografikRapid Diagnostik Test menggunakan teknologi imunokromatografik
Sistem Deteksimonoklonal antibodi terhadap antigen Plasmodium spmonoklonal antibodi terhadap antigen Plasmodium sp
Jumlah garis indikator3 (1,2 dan kontrol)3 (1,2 dan kontrol)
Garis kontroldeteksi imunoglobindeteksi imunoglobin
Garis uji 1berisi antibodi monoklonal anti LDH P. falciparumberisi antibodi monoklonal anti HRP2 P. falciparum
Garis uji 2berisi antibodi monoklonal anti pan LDH (bisa dari P. vivax, falciparum, ovale atau malarieberisi antibodi monoklonal anti pan LDH (bisa dari P. vivax, falciparum, ovale atau malarie
Diagnosis malaria P. falciparumbisa (sensitifitas 90%)bisa (sensitifitas 90%)
Diagnosis malaria P. vivaxbisabisa
Monitoring hasil terapi malaria P. falciparumbisaterlalu sensitif
Monitoring hasil terapi malaria P. vivaxbisabisa
Diagnosis infeksi campuranbisabisa
Waktu pengerjaan1 menit1 menit
Waktu pembacaan20 menit20 menit